Categories
Info

Soal Kemungkinan Tampil di Olimpiade Tokyo 2020, Begini Kritik Roger Federer

GENEWA – Roger Federer menyampaikan komentar mengenai peluangnya hadir di Olimpiade Tokyo 2020. Federer sendiri mengaku sedang ragu tampil di pesta olahraga terakbar di dunia tersebut, lantaran banyaknya perlawanan dari masyarakat Jepang,

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

GENEWA –   Roger Federer menganjurkan komentar mengenai peluangnya tampil di Olimpiade Tokyo 2020 . Federer sendiri mengaku masih ragu tampil di pesta gerak terakbar di dunia itu, lantaran banyaknya penolakan sejak masyarakat Jepang,

Olimpiade akan berlangsung berangkat 23 Juli hingga 8 Agustus 2021, setelah ditunda satu tahun karena pandemi COVID-19. Namun Jepang, dengan berjuang melawan lonjakan urusan COVID-19, telah memperpanjang status darurat di ibu praja negara, Tokyo, dan sejumlah wilayah lainnya hingga akhir Mei.

“Sejujurnya saya tidak tahu harus berpikir seperti apa. Saya berada di antara keduanya, ” kata Federer, yang memenangkan medali aurum ganda dalam Olimpiade Beijing 2008 dan medali perak pada nomor tunggal 4 tahun kemudian di London, dikutip dari Reuters, Sabtu.

“Saya akan suka bermain di Olimpiade, memenangkan medali untuk Swiss. Tersebut akan membuat saya sangat bangga. Tetapi jika itu tidak terjadi karena situasinya, saya akan menjadi orang pertama yang mengerti. “

“Saya budi apa yang dibutuhkan olahragawan adalah keputusan: apakah tersebut (Olimpiade Tokyo) akan terjadi atau tidak akan berlaku? “

Baca Juga:   Warga Layangkan Petisi Tolak Olimpiade Tokyo 2020 ke Pemerintah Jepang, Kejuaraan Dibatalkan?

“Saat itu, kami mendapat kesan kalau itu (Olimpiade Tokyo) hendak terjadi. Kami tahu tersebut situasi yang berubah-ubah. & Anda juga bisa membatalkan sebagai atlet jika ingin pergi. Jika Anda merasakan ada banyak hambatan, kira-kira lebih baik tidak berangkat. Saya tidak tahu, ” tuturnya.

Sebuah petisi yang menyerukan penghapusan Olimpiade mengumpulkan lebih sebab 350. 000 tanda tangan dalam sembilan hari & diserahkan kepada penyelenggara di Jumat (14/5), sehingga membuat pertanyaan baru mengenai perkembangan Olimpiade Tokyo.