Categories
Info

Meregalli Sedih Yamaha Gagal Bersinar pada Balapan Terakhir Bersama Valentino Rossi

PORTIMAO – Direktur Tim Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli merasa benar sedih karena gagal menutup MotoGP 2020 dengan sangat baik. Besar pembalap Yamaha, yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales nyatanya kudu finis di urutan ke-12 serta ke-11 di MotoGP Portugal 2020.

PORTIMAO – Direktur Awak Monster Energy Yamaha, Massimo Meregalli merasa sangat sedih karena rusak menutup MotoGP 2020 dengan sangat baik. Dua pembalap Yamaha, yakni Valentino Rossi dan Maverick Vinales nyatanya harus finis di urutan ke-12 dan ke-11 di MotoGP Portugal 2020.

Tentu hasil itu sangat di asing ekspetasi Meregalli sebelumnya. Awalnya dia sangat yakin Yamaha bisa berbahasa banyak pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Portimao, Portugal itu.

Akan tetapi, bukti justru berkata lain. Rossi & Vinales yang memang mengawali balapan dari posisi yang kurang menguntungkan pada akhirnya gagal untuk sanggup finis di posisi terbaik, makin masuk 10 besar pun tak.

Baca Juga: 15 Tahun Bersama Tim Pabrikan Yamaha, Meregalli: Kami Ikhlas Lepas Rossi

Hal itu jelas sangat disesali oleh Meregalli. Apalagi yang lebih menyakitkannya lagi, GP Portugal adalah balapan terakhir tim pabrikan Yamaha bersama Rossi. Meski sudah tahu itu menjadi momen terakhirnya, tetapi hasil buruk justru mereka dapatkan.

Meregalli pun mengiakan benar-benar sedih usai balapan sudah. Ia merasa kecewa kepada muncul sendiri karena gagal membantu Yamaha memberikan yang terbaik di balapan terakhir Rossi bersama mereka.

Meski begitu, nasi sudah menjadi bubur. Meregalli pada belakangan harus menerima hasil mengecewakan dalam balapan terakhir Rossi bersama Yamaha. Ia pun hanya bisa berterima kasih kepada rider berjuluk The Doctor itu karena sudah berjuang bersama tim pabrikan Yamaha selama 15 tahun.