Categories
Info

Marquez Bantah Motor Honda Hanya Cocok untuknya

ANDORRA – Marc Marquez keputusannya memberikan jawaban soal pernyataan dengan mengatakan bahwa motor Tim Repsol Honda, RC213V, dirakit hanya sebab dirinya seorang. Marquez menegaskan kalau seluruh pembalap Tim Honda sejatinya sama-sama mencoba motor agar terasa mudah dikendarai.

ANDORRA – Marc Marquez akhirnya memberikan jawaban soal penjelasan yang mengatakan bahwa motor Tim Repsol Honda, RC213V, dirakit hanya oleh dirinya seorang. Marquez menegaskan bahwa seluruh pembalap Tim Honda sejatinya sama-sama mencoba motor supaya terasa mudah dikendarai.

Sejak debut di kelas MotoGP pada 2013, Marquez memang tepat menjelma sebagai salah satu pembalap papan atas di kelas MotoGP. Bagaimana tidak, Marquez sendiri lulus menjalani debutnya di kelas primer dengan menjadi juara dunia.

Terhitung, Marquez sendiri sejauh ini sudah mengoleksi 9 menyelenggarakan juara dunia (1 Moto3, satu Moto2, dan 6 MotoGP). Secara usia yang cukup muda, yakni 27 tahun, banyak yang percaya bahwa Marquez masih punya kans besar jadi pembalap dengan catatan terbaik dalam sejarah MotoGP.

Meski begitu masih ada yang mengedrop keraguan besar terhadap kualitas Marquez sebagai seorang pembalap profesional. Bahkan tidak sedikit yang menyebut keberhasilan Marquez tidak lepas dari ‘pelayanan’ Tim Honda kepadanya.

Baca Juga:   Dani Pedrosa Akui Marc Marquez Berbeda dengan Pembalap Lain

Ya, beberapa menyebutkan bahwa teknisi Tim Honda memang berniat merakit motor yang dapat memudahkan Marquez meraih kemenangan demi kemajuan dalam sejumlah perlombaan. Mengenai peristiwa tersebut, pembalap senior Tim LCR Honda, yakni Cal Crutchlow, sendiri mengakuinya.

Dalam kira-kira kesempatan pembalap asal Inggris itu menyatakan bahwa teknisi Tim Honda memang sangat memprioritaskan kenyamanan Marquez seorang dalam membalap. Tuduhan itu memang bukan tanpa alasan, serta terlihat jelas di MotoGP 2020.

Pada kejuaraan dunia tahun ini, Tim Honda betul-betul kehilangan tajinya karena Marquez kudu absen mengaspal lantaran mengalami luka patah lengan kanan. Para pembalap Tim Honda yang tersisa sesuai Crutchlow, Alex Marquez, dan Stefan Bradl acap kali gagal kompetitif. Terhitung hanya Takaaki Nakagami yang berhasil menunjukkan performa yang sedang.