Categories
Info

Kekayaan Bukanlah Alasan Khabib Bertarung dalam Dunia MMA

DAGESTAN – Memiliki rekor selalu menang di negeri pertarungan Mixed Martial Arts (MMA), tentunya membuat Khabib Nurmagomedov menjadi sorotan. Apalagi, petarung berkebangsaan Rusia itu merupakan pemegang sabuk jempolan kelas ringan UFC.

DAGESTAN – Memiliki rekor selalu menang di dunia pertarungan Mixed Martial Arts (MMA), tentunya membuat Khabib Nurmagomedov menjadi sorotan. Apalagi, petarung berkebangsaan Rusia itu merupakan pemegang ikat pinggang gesper juara kelas ringan UFC.

Dengan statusnya tersebut, tentu bukan hal aneh jika Khabib memiliki bayaran besar setiap kali melangsungkan pertarungan. Apalagi, jika melayani yang dihadapi juga memiliki tanda besar dan kerap mengundang olahragawan. Seperti Conor McGregor misalnya. Oleh karena itu bayaran yang diperoleh pun semakin tinggi.

Pada 2018, Khabib pernah berduel melawan McGregor dalam UFC 229. Pertarungan itu pun menjadi olahraga bayar bohlam tayang paling sukses sepanjang periode. Manajer Khabib, Ali Abdelaziz, menelanjangi bahwa The Eagle memperoleh kekayaan mencapai 50 juta dolar dibanding duel tersebut.

Menyuarakan juga: Meski Pensiun, Khabib Nurmagomedov Tetap Berhak Pegang Sabuk Jempolan

Kendati demikian, Khabib bukan bertarung karena ingin mengumpulkan kekayaan sebanyak-banyaknya. Hal inilah yang lalu membuat Khabib enggan untuk meladeni tantangan McGregor untuk kedua kalinya.

Meski Khabib cakap ia bakal mendapat bayaran dengan sangat besar, bahkan mungkin meninggalkan jumlah yang sebelumnya, namun ia tetap enggan melkoni pertarungan tersebut. Karena baginya, bertarung bukanlah perkara mengeruk pundi-pundi uang.

Abdelaziz menjelaskan bahwa Khabib jauh lebih senang bertarung melawan karakter yang benar-benar layak. Dalam tafsiran, jika ada petarung yang sangat kuat dan telah memenangkan penuh duel, maka Khabib lebih menetapkan bertarung dengan orang tersebut.