Categories
Info

Aleix Espargarao Desak Aprilia untuk Mengambil Andrea Dovizioso

VALENCIA – Pembalap Tim Aprilia Gresini, Aleix Espargaro kembali menyerahkan sinyal bahwa ia menginginkan Andrea Dovizioso untuk menjadi rekan setimnya di MotoGP 2021. Jika dasar dirasa sulit untuk menjadi pasar setim, setidaknya Espargararo mau Dovizioso menjadi test rider dari tim Aprilia di musim depan nanti.

VALENCIA – Pembalap Tim Aprilia Gresini, Aleix Espargaro kembali memberikan sinyal bahwa ia menginginkan Andrea Dovizioso buat menjadi rekan setimnya di MotoGP 2021. Jika memang dirasa sulit untuk menjadi rekan setim, setidaknya Espargararo mau Dovizioso menjadi test rider dari tim Aprilia di musim depan nanti.

Dovizioso yang masih tak memiliki masa pedan di MotoGP 2021 membuat Espargaro sangat berharap Aprilia bisa mendapatkan tanda tangan pembalap asal Italia itu. Espargaro makin tak peduli jika Dovizioso nantinya tak bisa menjadi rekan setim dan hanya bisa sebagai pembalap tes saja.

Sebab menurut Espargaro, sekali pun Dovizioso menjadi test rider, ia percaya The Little Dragon –julukan Dovizioso– tetap bisa memberikan kontribusi yang besar untuk Aprilia. Ia percaya bahwa pengalaman Dovizioso selama bertahun-tahun di Ducati bisa sangat berguna untuk tim asal Italia itu.

Baca Juga: Aleix Espargaro Sedih Tak Bisa Secepat sang Adik di MotoGP 2020

Espargaro merasa Dovizioso bisa mengembangkan potensi motor RS-GP milik Aprilia. Jadi, besar harapan Espargararo pada Aprilia untuk menjadikan Dovizioso sebagai target mereka untuk MotoGP 2021, baik untuk menjadi pembalap pokok atau seorang rider pemgembang.

“Jelas memiliki Dovizioso hendak menjadi pilihan terbaik yang sudah ada (untuk Aprilia). Saya menunjang apa pun keputusan Aprilia dalam merekrutnya, baik sebagai rekan satu tim atau sebagai pembalap tes, ” kata Aleix Espargaro, dilansir dari Crash, Jumat (6/11/2020).

“Dovizioso adalah pembalap dengan sangat cepat, sangat santai & pembalap yang baik untuk memajukan motor dengan info dari Ducati. Jadi, jelas opsi Dovizioso merupakan prioritas, setidaknya begitulah cara kami melihatnya, ” tambah rider berusia 31 tahun tersebut.